Survey Krakatau 2019 Hari Ke-1

Published by Teknik Kelautan on

(KL ITERA/2019) Pada tanggal (16-18) Agustus 2019 lalu, KL ITERA, Waseda University, Niigata University dan Tokyo City University melakukan kolaborasi riset untuk survey pasca tsunami di Perairan Krakatau. Survey yang dilakukan meliputi pengeruman untuk data batimeteri, rekam jejak tsunami, foto bawah laut, foto udara, dan sosial kemasyarakatan di Pulau Sebesi.

Tim yang terdiri dari 11 orang (termasuk 2 orang pendamping dari BKSDA Lampung) berangkat pada hari Jumat, 16 Agustus 2019 dari Pelabuhan Canti, Lampung Selatan. Cuaca di daerah pantai pagi itu hujan dan berangin cukup kuat. Walaupun demikian, tim tetap melanjutkan perjalanan dan memulai pengambilan data batimetri dari sisi pantai. Kapal Batanghari 2 yang bermarkas di Pulau Sebesi mencapai perairan Sebesi sekitar jam 11 siang dan menjemput kapal kecil untuk survey sisi periran dangkal yang tak mungkin menggunakan kapal besar.

Survey hari pertama dilakukan cukup efektif dengan pengambilan data rekam jejak tsunami di Pulau Rakata, Pulau Panjang, dan Pulau Sertung. Selain itu, foto udara longsoran material di Gunung Anak Krakatau (GAK) yang menyebabkan tsunami juga berhasil didapatkan. Survey hari pertama ditutup pada pukul 16.30 wib dan tim melakukan peristirahatan di Pulau Sebesi.

(gelf/2019)


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *