WARTA OMBAK 2018: “Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia”

Published by Teknik Kelautan on

  • Penyampaian materi Poros Maritim

Lampung Selatan/KL ITERA. Acara OMBAK 2018 yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 22 September 2018 bertujuan sebagai bentuk pengenalan Teknik Kelautan (KL) kepada mahasiswa baru Teknik Kelautan angkatan pertama. Tidak lain materi yang diberikan harus dapat memberikan semangat baru kepada mahasiswa baru untuk menjalani kuliah di hari ke depannya, terutama menjalani kuliah di Program Studi (Prodi) Teknik Kelautan. Setelah mendapatkan motivasi dari Kak Nawasi (panggilan, red) mengenai bagaimana menjalani dan mendapatkan IPK tertinggi di dunia TPB (Tahap Persiapan Bersama), mahasiswa baru pun diberikan materi mengenai Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia sebagai pengenalan dan motivasi untuk mencintai prodi nya, Teknik Kelautan.

Materi Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia diberikan langsung oleh Sekretaris Prodi Teknik Kelautan yaitu Nanda Nurisman, S.Kel., M.T. Pak Nanda (panggilan, red) menjelaskan bagaimana Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dimulai dari sejarah Indonesia di zaman Kerajaan Sriwijaya yang kuat akan maritim nya. Dari semangat itu, diharapkan Indonesia yang sekarang dan akan datang akan selalu kuat di dunia maritimnya. Dari situlah penyampaian materi ini bertujuan agar mahasiswa baru Teknik Kelautan lebih mengenal tentang dunia maritim di Indonesia dan apa saja yang dapat dikembangkan dari kemaritiman khususnya untuk Teknologi Kelautan.

Hasil dari materi Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia adalah mahasiswa baru Teknik Kelautan diberikan proyek untuk membuat essay mengenai Pelabuhan dan Logistik Maritim, Teknologi Pertahanan Maritim, Pariwisata Bahari, Geopolitik Maritim, Energi Laut dan Lingkungan Laut. Mahasiswa baru Teknik Kelautan dibagi menjadi 6 kelompok untuk membuat essay dengan tema-tema tersebut. Harapannya, mahasiswa baru KL ITERA 2018 dapat mengerti dan menunjukkan peran serta dalam membangun dunia kemaritiman di Indonesia dengan cara yang paling sederhana yaitu menulis. Dari menulis essay ini juga, akan timbul rasa cinta terhadap dunia maritim di Indonesia dan ingin membangun dunia maritim Indonesia ke yang lebih baik. (erk/2018)


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *