Tentang Kami

  • Teknik Pantai

Dasar pemikiran dalam pembentukan Program Studi Teknik Kelautan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) adalah mempertimbangkan hal-hal berikut:

  • 70% wilayah indonesia adalah lautan
  • Kota-kota besar dan pusat peradaban dunia sebagian besar berada di tepi Pantai, misalnya: Tokyo, Miami, Rotterdam, Jakarta, Bandar Lampung, dll.
  • Perkembangan kewilayahan di Pulau Sumatera terutama di Sumatera bagian timur dan sebagian besar Pulau Kalimantan berada di dataran rendah (low-land), selalu berair dan berawa dan memiliki alur sungai yang sangat dipengaruhi oleh pasang surut dan aktivitas di muara dan laut.

Sehingga diperlukan penguasaan Teknologi Kelautan yang berbasis Teknik Pantai guna menunjang visi Misi ITERA yang bertumpu pada pengembangan kawasan wilayah pesisir Indonesia khususnya Pulau Sumatera dan luar Pulau Jawa

Program Studi Teknik Kelautan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) adalah program studi yang memiliki kompetensi pembelajaran dalam bidang infrastruktur pantai dan pengelolaan wilayah pesisir. Mahasiswa Teknik Kelautan juga mempelajari bagaimana merancang dan mengendalikan kondisi lingkungan di laut sehingga dapat bermanfaat bagi kepentingan umum.

Teknik Kelautan merupakan bidang kajian teknik yang multidisplin. Artinya dalam memahami dan mengaplikasi keilmuan Teknik Kelautan diperlukan berbagai keilmuan terkait guna mencapai pembangunan yang berkelanjutan (sustainability building). Adapun beberapa program studi/bidang keilmuan yang berkaitan erat dengan Teknik Kelautan meliputi: Teknik Sipil, Oseanografi, Teknik Geomatika, Teknik Lingkungan dan Teknik Industri.

Ada beberapa bidang kajian yang menjadi fokus Teknik Kelautan ITERA untuk mencapai visi dan misi serta dasar pemikiran pembentukan Prodi KL. Berikut ini adalah beberapa bidang keahlian Prodi Teknik Kelautan ITERA:

  1. Teknik Rawa dan Pantai (Estuary and Coastal Engineering). Bidang keahlian kajian pemodelan fisik dan numerik rawa dan pantai serta pembuatan bangunan/struktur pelindung rawa dan pantai.
  2. Teknik Pelabuhan dan Logistik Maritim (Port Engineering and Maritime Logistics). Bidang keahlian kajian desain masterplan pelabuhan, pembuatan struktur dermaga pelabuhan, desain kanal dan waterways, serta sistem logistik maritim.
  3. Manajemen Kawasan Pesisir (Coastal Zone Management). Bidang keahlian kajian perencanaan dan manajemen kawasan pesisir, pengembangan pariwisata bahari, lingkungan laut, dan mitigasi bencana kelautan (tsunami).
  4. Energi Laut (Ocean Energy). Bidang keahlian kajian teknologi pemanfaatan sumber energi yang ada di laut, yang terdiri dari energi angin, arus, gelombang, panas laut, dsb.
  5. Pengerukan dan Reklamasi (Dredging and Reclamation). Bidang keahlian kajian geoteknik kelautan untuk berbagai jenis aplikasi pondasi struktur pantai dan lepas pantai, teknologi slurry transport pada aplikasi pengerukan, dan desain reklamasi.